Troy Deeney kembali merilis tim pekan ini alias Team of the Week untuk putaran terbaru Premier League musim ini. Dalam daftar yang dipublikasikan BBC Sport, sejumlah nama besar seperti Cole Palmer, Marc Guehi, hingga Joao Pedro masuk ke dalam pilihan mantan pemain Watford tersebut. Kehadiran nama-nama ini tentu menarik perhatian, terutama karena beberapa di antaranya sedang dalam performa terbaik.
Setiap pekan setelah rangkaian pertandingan Premier League usai, Troy Deeney yang kini berperan sebagai pengamat sepak bola BBC selalu memberikan daftar pemain dan manajer terbaik pilihannya. Edisi kali ini menghadirkan perpaduan menarik antara pemain yang sedang menanjak, pemain yang baru pindah klub, hingga mereka yang menjalani musim terobosan. Tak hanya itu, Deeney juga tidak segan memasukkan nama-nama yang jarang dibicarakan media, selama performa mereka di lapangan layak diapresiasi.
Kiper dan Lini Pertahanan: Paduan Debutan dan Pemain Underrated
James Trafford menjadi pilihan utama Deeney di bawah mistar. Kiper Leeds United ini dinilai tampil kuat saat timnya bertandang ke markas Nottingham Forest, sekaligus menjadi salah satu dari sedikit penjaga gawang yang berhasil mencatatkan clean sheet pada pekan tersebut. Menurut Deeney, kepindahan Trafford ke Leeds adalah langkah besar yang penuh tekanan, terutama setelah ia merasa kurang mendapat menit bermain bersama Timnas Inggris di Piala Dunia.
Di lini belakang, Keane Lewis-Potter dari Brentford masuk berkat penampilan impresifnya baik dalam bertahan maupun menyerang, lengkap dengan satu gol ke gawang Tottenham Hotspur. Deeney menyebut Lewis-Potter sebagai pemain underrated yang jarang dibicarakan, sama seperti Brentford yang kerap diremehkan padahal mampu mengalahkan telak Tottenham. Menariknya, publik lebih banyak menyoroti kekalahan Spurs daripada kualitas permainan Brentford yang tampil sangat efisien.
Nobel Mendy dari Hull City juga mendapat tempat setelah tampil garang dan dominan. Bek bertipikal kekar ini tidak hanya solid secara defensif, tetapi juga mencetak gol kedua untuk Hull. Deeney bahkan menyebutnya sebagai pemain yang tidak ingin dihadapi oleh siapa pun di lapangan.
Dua nama lain yang menghuni lini belakang adalah Maxence Lacroix dari Chelsea dan Maxim de Cuyper dari Brighton. Lacroix menjalani debut yang sangat baik bersama The Blues, memberikan ketenangan dan pengalaman di lini pertahanan plus satu assist. Sementara itu, de Cuyper tampil agresif sejak menit awal saat Brighton menghadapi Aston Villa, dengan koleksi satu gol dan satu assist.
Gelandang: Ketenteraman Manchester City dan Mesin Pemutus Serangan Brentford
Marc Guehi masuk dalam pilihan Deeney sebagai gelandang bertahan, posisi yang mungkin tidak biasa baginya. Pemain yang kini membela Manchester City itu nyaris mencetak dua gol ke gawang Bournemouth, tetapi akhirnya tetap membukukan satu gol penyeimbang. Deeney menilai Guehi memberikan ketenangan yang lebih dibandingkan rekrutan termahal City, Elliot Anderson yang dibeli dengan harga 116 juta pound sterling.
Di sisi lain, Vitaly Janelt menjadi representasi sempurna dari karakter tim Brentford yang sering diremehkan. Gelandang bertubuh besar dan dominan ini selalu menjadi pemecah serangan lawan dan menjalankan tugas-tugas kotor dengan sangat baik. Ia juga menyumbang satu gol ke gawang Tottenham pada laga yang sama, membuktikan bahwa efektivitas tidak selalu harus datang dari pemain yang namanya sering disebut media.
Lini Serang: Wajah-Wajah Baru yang Siap Bersinar
Christos Tzolis menjadi salah satu nama menarik dalam daftar ini. Penyerang Arsenal yang didatangkan dari Club Brugge itu dinilai Deeney seperti gabungan Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard dalam satu sosok, dengan kontribusi gol dan assist yang lebih banyak. Deeney bahkan memprediksi Tzolis akan menjadi pemain yang sangat menakutkan musim ini.
Anthony Elanga tampil seperti pemain yang berbeda bersama Newcastle United musim ini. Deeney sebelumnya menilai Elanga kurang diperlakukan adil oleh Eddie Howe musim lalu, sering duduk di bangku cadangan atau menjadi pemain pertama yang ditarik keluar. Kini, dengan formasi baru dan pelatih baru yang percaya padanya, Elanga mampu memanfaatkan kecepatan dan kekuatannya secara maksimal. Ia bahkan berlari melewati bek Liverpool Milos Kerkez dengan mudah meski sempat tertinggal beberapa meter, sebelum menuntaskannya dengan penyelesaian luar biasa.
Cole Palmer juga menjadi sorotan utama dalam daftar ini. Deeney merasa pemain Chelsea ini seharusnya dibawa ke Piala Dunia bersama Timnas Inggris, mengingat kualitas yang ia miliki. Cedera yang dialaminya musim lalu dinilai telah mengaburkan penilaian banyak orang, dan musim ini diprediksi menjadi musim terobosan baginya. Semua yang ia lakukan di lapangan terasa positif, mulai dari membawa bola dengan kecepatan hingga kemampuan bermanuver yang kembali pulih setelah masalah pangkal paha.
Terakhir, Joao Pedro melengkapi daftar penyerang pada edisi ini. Mantan rekan setim Deeney di Watford itu dinilai akan membuat banyak orang mempertanyakan penilaian mereka yang pernah meragukannya. Deeney yakin Pedro akan menjalani tahun terobosan yang luar biasa bersama Chelsea dan mampu membungkam para kritikusnya.
Manajer Terbaik: Sergej Jakirovic, Arsitek Kemenangan Hull City
Di kursi manajer, Sergej Jakirovic dari Hull City menjadi pilihan Troy Deeney. Pelatih Hull City tersebut dinilai brilian secara taktik saat membawa timnya menghadapi Manchester United. Rencana permainannya jelas: memberikan sedikit ruang kepada lawan tetapi tidak memberi kesempatan transisi, memanfaatkan pelanggaran murah, dan menyerang lewat sisi lebar dengan umpan silang.
Deeney mengaku sudah terkesan dengan Jakirovic musim lalu di Championship. Ia dinilai berbicara dengan baik, tidak pernah terlalu tinggi atau terlalu rendah, dan dapat mengejutkan banyak orang. Meski Deeney sempat meragukan kualitas skuad Hull secara keseluruhan, untuk pekan ini ia menegaskan bahwa yang penting adalah hasil dan performa yang ditunjukkan tim.
Analisis Tim Pekan Ini: Dampak dan Konteks Lebih Luas
Jika dilihat secara keseluruhan, pilihan Deeney pekan ini menggambarkan tren menarik di Premier League. Chelsea, misalnya, mulai menunjukkan tanda-tanda bangkit dengan tiga pemainnya masuk daftar, sementara Brentford kembali membuktikan diri sebagai tim yang layak diperhitungkan meski jarang menjadi sorotan media. Fenomena ini menunjukkan bahwa kekuatan sebuah tim tidak selalu diukur dari besarnya anggaran belanja pemain, melainkan dari bagaimana setiap individu tampil konsisten di lapangan.
Banyaknya pemain yang diprediksi menjalani musim terobosan, seperti Cole Palmer, Joao Pedro, dan Christos Tzolis, menunjukkan bahwa Premier League musim ini akan semakin kompetitif. Sementara itu, performa Anthony Elanga bersama Newcastle menegaskan bahwa kepercayaan dari pelatih sering kali menjadi kunci utama seorang pemain bisa mengeluarkan potensi terbaiknya. Ini menjadi pelajaran penting bagi klub-klub besar yang kerap terburu-buru menilai pemain muda hanya dari satu musim yang buruk.
Beberapa catatan menarik dari tim pekan ini:
- Chelsea menjadi klub dengan wakil terbanyak, yaitu tiga pemain dalam daftar.
- Brentford menempatkan dua pemainnya setelah kemenangan telak atas Tottenham.
- Debut Maxence Lacroix di Chelsea langsung menuai pujian dari Deeney.
- Hull City tidak hanya punya pemain terbaik, tetapi juga manajer terbaik pekan ini.
Tim pekan ini karya Troy Deeney menghadirkan perpaduan menarik antara pemain berpengalaman, debutan yang langsung memberi dampak, serta pemain-pemain yang sedang berada di puncak kepercayaan diri. Dari kiper hingga lini depan, setiap nama punya cerita dan alasan kuat untuk masuk dalam daftar. Keputusan Deeney yang berani memasukkan nama-nama di luar dugaan juga membuat daftar ini semakin layak untuk diperbincangkan.
Bagaimana menurut Anda? Setuju atau tidak dengan pilihan Troy Deeney? Sampaikan pendapat Anda melalui kolom komentar di bawah, dan bagikan siapa saja pemain yang menurut Anda layak masuk dalam tim pekan ini.
