Granit Xhaka Bertahan di Sunderland, Chelsea Gagal Gaet Sang Kapten

Granit Xhaka Dipastikan Tidak ke Chelsea Musim Panas Ini

Kabar terbaru dari bursa transfer menunjukkan bahwa Granit Xhaka bertahan di Sunderland meskipun klub raksasa Premier League, Chelsea, terus memburunya. Kapten tim asal Swiss itu telah menegaskan kembali komitmennya kepada The Black Cats setelah serangkaian pembicaraan internal.

Spekulasi kepindahan Xhaka ke Stamford Bridge mulai merebak ketika Chelsea mengajukan tawaran senilai £8 juta pekan lalu. Tawaran tersebut langsung ditolak oleh manajemen Sunderland yang menganggap pemain berusia 33 tahun itu sebagai sosok yang tak tergantikan.

Minat Chelsea Pupus Setelah Diskusi Intensif

Sunderland tidak begitu saja menepis minat dari klub London Barat itu. Sumber internal klub BBC Sport melaporkan bahwa setelah melakukan diskusi mendalam dengan pihak pemain, Granit Xhaka bertahan di Sunderland dengan keyakinan penuh untuk melanjutkan proyek yang sudah berjalan.

Xhaka sendiri dikabarkan sempat tertarik bergabung kembali dengan mantan pelatihnya di Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, yang kini menukangi Chelsea. Namun, loyalitasnya kepada Sunderland dan ambisi tim yang terus berkembang menjadi faktor utama keputusannya tetap tinggal.

Peran Kunci Xhaka di Musim Lalu

Kedatangan Xhaka dari Leverkusen pada awal musim lalu langsung membawa dampak besar. Gelandang bertahan ini tampil dalam 34 pertandingan Premier League dan memimpin Sunderland finis di peringkat ketujuh—hasil yang membawa klub lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam 53 tahun terakhir.

Tak hanya sebagai motor permainan, Xhaka juga menjadi pemimpin di ruang ganti. Pengalamannya selama tujuh tahun di Arsenal (297 penampilan) dan satu musim di Leverkusen membantu menstabilkan lini tengah Sunderland yang sebelumnya rapuh.

  • Kontrak masih panjang: Kesepakatan Xhaka berlaku hingga 2028.
  • Pencapaian Eropa: Sunderland akan tampil di Conference League musim depan.
  • Koneksi dengan Alonso: Xhaka pernah menjadi bagian dari tim Leverkusen yang meraih gelar Bundesliga pertama di bawah Alonso.

Situasi Terkini di Piala Dunia

Saat ini, Granit Xhaka tengah membela timnas Swiss di Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Ia menjadi andalan di lini tengah dan selalu tampil penuh dalam setiap pertandingan Swiss hingga babak 16 besar.

Meskipun jadwal internasional cukup padat, Xhaka tetap berkomunikasi dengan pelatih Sunderland dan memastikan kesiapannya untuk musim depan. Kepastian bahwa Granit Xhaka bertahan di Sunderland menjadi angin segar bagi para pendukung yang khawatir kehilangan kapten mereka.

Kesimpulan: Sunderland Menang di Bursa Transfer

Keputusan Xhaka untuk tetap setia pada Sunderland menunjukkan keseriusan klub dalam membangun tim jangka panjang. Chelsea mungkin masih berharap, tetapi tanpa tawaran baru yang lebih tinggi, peluang The Blues untuk mendapatkan sang kapten sangat tipis.

Bagi Sunderland, mempertahankan pemain sekaliber Xhaka adalah langkah krusial untuk bersaing di level Eropa musim depan. Sang gelandang tidak hanya membawa kualitas teknis, tetapi juga mentalitas juara yang dibutuhkan tim untuk terus melangkah maju.