London City Lionesses Kalahkan Manchester United di WSL

London City Lionesses membuka musim Women’s Super League (WSL) dengan kemenangan penting atas Manchester United. Bertanding di Hayes Lane, tim asuhan Eder Maestre menang 2-1 di hadapan 5.402 pendukung tuan rumah yang memadati tribun. Hasil ini sekaligus menjadi bukti awal bahwa London City Lionesses bisa memenuhi ekspektasi besar yang menyertai mereka sepanjang pramusim.

Kemenangan ini terasa spesial karena London City sedang dalam proses membangun tim besar di bawah kepemilikan miliarder asal Amerika Serikat, Michele Kang. Kang hadir langsung di Hayes Lane dengan mengenakan jersey pertandingan terbaru yang di punggungnya tertera namanya, lalu menyempatkan diri berfoto bersama para penggemar sebelum laga dimulai. Di lapangan, peraih Ballon d’Or dua kali, Alexia Putellas, menjalani debutnya dan langsung menjadi perekat permainan di lini tengah.

Kemenangan Meyakinkan di Laga Pembuka WSL

London City langsung menunjukkan niatnya sejak menit pertama. Alanna Kennedy melepaskan tembakan yang berujung tendangan pojok bagi tuan rumah, menjadi sinyal bahwa London City tidak berniat memberi lawan ruang untuk bernapas. Pressing dari lini depan terus dilakukan untuk memanfaatkan keraguan United saat menguasai bola.

Gol pembuka lahir dari sundulan Kennedy yang berbelok arah setelah mengenai Julia Zigiotti. Danielle van de Donk, yang melewatkan hampir seluruh musim lalu karena cedera, tampil menonjol sekaligus ikut menyumbang gol. Sepanjang babak pertama, alur permainan London City terlihat cair dengan kerja sama antarpemain yang memukau, ditambah kilatan aksi individu di tengah struktur yang jelas.

Manchester United nyaris tak berdaya pada 45 menit pertama, bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan. Tembakan tepat sasaran pertama mereka baru tercipta pada menit kesembilan injury time babak kedua lewat pemain pengganti Simi Awujo. Gol itu hanya memperindah skor karena London City sejatinya bisa menang dengan selisih lebih besar andai penyelesaian akhirnya lebih efektif.

Alexia Putellas dan Skuad Superstar yang Langsung Padu

Putellas memang baru pertama kali membela London City, tetapi pengaruhnya langsung terasa di lapangan. Ia menjadi “lem” di lini tengah berkat pergerakan cerdas dan sentuhan khasnya yang sering kali membuka ruang bagi rekan setim.