Stuart Maynard Hengkang dari York City Tiga Bulan Usai Juara National League

Keputusan mengejutkan di momen puncak

Stuart Maynard resmi meninggalkan kursi manajer York City hanya tiga bulan setelah membawa klub promosi ke English Football League (EFL) setelah absen selama satu dekade. Kabar ini diumumkan langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resmi di media sosial, yang menyebut bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah.

Dalam pernyataan tersebut, dewan direksi York City menjelaskan bahwa pemisahan ini terjadi karena adanya perbedaan arah dan visi dalam mengelola klub. Meskipun di luar dugaan banyak pihak, klub meyakini langkah ini akan membawa dampak positif dalam jangka panjang.

Perjalanan singkat namun gemilang

Maynard diangkat sebagai manajer York City pada Agustus 2025, menggantikan Adam Hinshelwood. Sebelumnya, ia pernah menangani Notts County di kasta yang sama. Dalam waktu kurang dari setahun, ia berhasil membawa The Minstermen menjuarai National League dengan total 108 poin — sebuah pencapaian yang luar biasa.

Gelar juara diraih dengan cara dramatis. Pada laga penentu melawan saingan utama Rochdale, York City berhasil menyamakan kedudukan melalui gol pada menit ke-13 masa tambahan waktu babak kedua. Hasil imbang itu memastikan mereka menjadi juara, sementara Rochdale yang andai menang akan keluar sebagai kampiun.

Reaksi klub dan harapan suporter

Pihak klub menyadari bahwa keputusan ini mungkin tampak aneh atau sulit dipahami dari luar. Namun, mereka menegaskan langkah ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk membangun kesuksesan berkelanjutan. “Kami berharap rekam jejak kami yang terus membaik setiap tahun telah mendapatkan kepercayaan dari suporter. Kami paham tidak semua orang akan setuju atau langsung memahami keputusan ini,” bunyi pernyataan resmi klub.

Apa selanjutnya bagi York City?

York City akan menghadapi Crawley Town dalam pertandingan babak pendahuluan Carabao Cup pada Senin, 3 Agustus mendatang. Setelah itu, laga perdana mereka di Liga Dua musim 2025/2026 adalah menjamu Bristol Rovers pada 15 Agustus. Dengan kepergian Stuart Maynard, klub kini harus segera mencari pengganti yang tepat untuk mempertahankan momentum positif.

Kepergian Stuart Maynard dari York City menjadi salah satu berita paling mengejutkan di sepak bola non-liga Inggris musim ini. Meskipun baru tiga bulan merayakan gelar, perbedaan visi antara manajer dan dewan membuat kerja sama harus diakhiri. Kini, perhatian tertuju pada langkah selanjutnya York City dalam mempertahankan tempat di EFL.