Rating Pemain Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Siapa Terbaik?

Rating Pemain Final Piala Dunia: Spanyol Juara Usai Kalahkan Argentina

Final Piala Dunia 2025 antara Spanyol dan Argentina berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk La Roja. Pertandingan yang berlangsung di New Jersey ini menyajikan duel sengit yang baru pecah di babak perpanjangan waktu. Rating pemain final Piala Dunia dari kedua tim pun menjadi bahan perbincangan hangat. Berdasarkan penilaian jurnalis BBC Sport, berikut ulasan performa para pemain di laga puncak tersebut.

Spanyol tampil solid sepanjang turnamen dan berhasil mempertahankan rekor clean sheet di tujuh dari delapan pertandingan. Sementara Argentina harus bermain dengan sepuluh orang setelah Enzo Fernandez mendapat kartu merah. Mari kita lihat rating masing-masing pemain.

Rating Pemain Spanyol di Final Piala Dunia

Pemain Inti Spanyol

  • Unai Simon (7/10): Kiper Spanyol sempat nyaris membuat blunder di menit awal saat keluar dari kotak penalti. Namun ia cepat pulih dan ikut andil menjaga gawangnya tetap perawan, membantu Spanyol menggabungkan gelar Piala Dunia dengan kesuksesan Euro dua tahun lalu.
  • Marc Cucurella (7/10): Bek kiri aktif menusuk ke depan dan nyaris mencetak gol lewat sepakan jarak jauh yang meleset tipis di babak pertama.
  • Aymeric Laporte (7/10): Menjadi tembok kokoh di lini belakang sepanjang turnamen. Lagi-lagi ia tampil tangguh saat Spanyol mencatat clean sheet ketujuh dalam delapan laga.
  • Pau Cubarsi (8/10): Memberi ketenangan di pertahanan seperti biasa. Ia menjadi pemain kedua sejak 1966 yang menyelesaikan lebih dari 100 operan dalam satu final Piala Dunia.
  • Pedro Porro (7/10): Melanjutkan performa solid dari semifinal dengan berperan dalam skema gol kemenangan.
  • Fabian Ruiz (7/10): Bekerja keras di lini tengah saat Argentina kesulitan mendominasi permainan.
  • Rodri (7/10): Kapten Spanyol kembali menunjukkan kontrol di lini tengah dan membantu negaranya meraih gelar Piala Dunia pertama sejak 2010.
  • Alex Baena (7/10): Aktif bergerak dan menjadi ‘musuh’ yang merepotkan bagi pertahanan Argentina.
  • Dani Olmo (7/10): Menciptakan peluang dan terus merepotkan lawan, menambah catatan manis sepak bola Spanyol setelah sukses di Euro 2024 dan Nations League 2023.
  • Lamine Yamal (7/10): Remaja 19 tahun ini mengakhiri turnamen dengan medali juara dunia. Peluang pertama final ia dapatkan setelah menemukan ruang di kotak penalti.
  • Mikel Oyarzabal (7/10): Berperan penting di lini depan meski sebagian besar pertandingan ia dijaga ketat. Menutup turnamen gemilang sebagai top skor Spanyol dengan lima gol.

Pemain Pengganti Spanyol

  • Pedri (7/10): Masuk pada menit ke-62 dan menyuntikkan energi segar ke permainan tim.
  • Ferran Torres (8/10): Juga masuk di menit ke-62. Ia memberikan kecepatan dan menjadi yang tercepat bereaksi saat bola jatuh kepadanya di babak perpanjangan waktu. Golnya memastikan trofi terbesar untuk Spanyol.
  • Nico Williams (9/10): Pahlawan dari bangku cadangan. Williams bersabar menunggu kesempatan dan setiap kali memegang bola ia membuat pertahanan Argentina kerepotan. Perannya sangat besar dalam gol kemenangan.
  • Mikel Merino (6/10): Kembali menjadi pemain pengganti yang berdampak, ikut berkontribusi di hari bersejarah Spanyol.
  • Eric Garcia (6/10): Bekerja keras setelah masuk di perpanjangan waktu.
  • Martin Zubimendi (6/10): Melakukan tugasnya saat Spanyol menulis babak keemasan baru dalam sejarah sepak bola mereka.

Rating Pemain Argentina di Final Piala Dunia

Pemain Inti Argentina

  • Emiliano Martinez (6/10): Kiper Argentina melakukan penyelamatan bagus dari tendangan bebas Lamine Yamal di akhir waktu normal.
  • Nicolas Tagliafico (6/10): Membantu meredam serangan Spanyol untuk waktu yang lama sebelum timnya kewalahan dengan sepuluh pemain.
  • Lisandro Martinez (5/10): Mendapat kartu kuning karena pelanggaran dari belakang ke Mikel Oyarzabal. Ia kemudian ditarik keluar sebelum turun minum karena cedera.
  • Cristian Romero (6/10): Berhasil membuat Oyarzabal – top skor Spanyol di Piala Dunia ini – tidak banyak bergerak. Namun ia mendapat kartu kuning karena protes.
  • Gonzalo Montiel (6/10): Menunjukkan refleks cepat untuk menyelamatkan gawang setelah umpan silang rendah Dani Olmo.
  • Nico Gonzalez (5/10): Diganti saat jeda karena Argentina gagal mencatatkan satu pun tembakan di babak pertama.
  • Alexis Mac Allister (5/10): Beruntung tidak terkena hukuman setelah tekel kerasnya pada Dani Olmo.
  • Enzo Fernandez (4/10): Tekel brutal ke Pau Cubarsi berbuah kartu kuning kedua dan kartu merah – menjadi kartu merah pertama Argentina di Piala Dunia sejak 2006.
  • Rodrigo De Paul (5/10): Sulit memengaruhi permainan dan diganti di pertengahan babak kedua.
  • Julian Alvarez (5/10): Tidak mampu mendominasi di hari milik Spanyol.
  • Lionel Messi (6/10): Jika ini adalah penampilan terakhirnya di panggung Piala Dunia, sungguh akhir yang menyedihkan bagi sang legenda. Messi kesulitan menguji pertahanan Spanyol dan menyelesaikan turnamen dengan delapan gol – tertinggal dua gol dari Kylian Mbappe (Prancis).

Pemain Pengganti Argentina

  • Nicolas Otamendi (5/10): Masuk di akhir babak pertama menggantikan Lisandro Martinez. Berusaha mengubah keadaan sebelum kartu merah Enzo Fernandez membuat segalanya runyam.
  • Leandro Paredes (3/10): Baru beberapa menit di lapangan, ia langsung diganjar kartu kuning karena mendorong Rodri, dan terlibat dalam kericuhan di akhir pertandingan.
  • Nahuel Molina (5/10): Akhir yang mengecewakan di Piala Dunia saat Argentina kandas di final.
  • Facundo Medina (4/10): Tak mampu membantu tim saat tim terbaik memenangkan pertandingan.
  • Giovanni Simeone (4/10): Tidak berdampak saat juara Copa America kesulitan, ia pun tidak bisa masuk ke dalam permainan.
  • Marcos Senesi (4/10): Tidak mampu mengubah keadaan saat Argentina kebobolan untuk keenam kalinya secara beruntun dan kalah di final.

Pemain Terbaik Pertandingan

Berdasarkan rata-rata rating yang diberikan oleh pengguna BBC Sport, pemain dengan nilai tertinggi adalah Nico Williams (Spanyol) dengan skor 9/10. Masuk sebagai pemain pengganti, ia menjadi pembeda dengan pergerakan lincah dan kontribusi langsung pada gol kemenangan.

Secara keseluruhan, Spanyol layak menjadi juara berkat pertahanan solid dan kedalaman skuad yang luar biasa. Argentina harus menerima kekalahan pahit, terutama setelah kartu merah Enzo Fernandez mengubah jalannya pertandingan.