Prediksi Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris vs Argentina

Prediksi Semifinal Piala Dunia 2026: Chris Sutton Ungkap Pilihannya

Empat tim terbaik telah mengukir namanya di semifinal Piala Dunia 2026. Dua laga besar akan tersaji di Dallas dan Atlanta untuk menentukan siapa yang melaju ke partai puncak di MetLife Stadium, New York. Pakar sepak bola BBC Sport, Chris Sutton, membagikan prediksi semifinal Piala Dunia 2026-nya. Menurut Sutton, Prancis dan Spanyol adalah tim terbaik turnamen, sementara Inggris diyakini memiliki peluang emas menjegal Argentina.

“Semifinal antara Prancis dan Spanyol seharusnya menjadi final berdasarkan apa yang saya lihat,” ujar Sutton. “Spanyol adalah tim sepak bola terbaik dalam cara bermain dan mengontrol pertandingan, sementara Prancis punya daya gedor dan kreativitas.” Di sisi lain, Inggris belum tampil maksimal tetapi selalu punya momen krusial. Sutton menilai The Three Lions berpeluang besar mengalahkan Argentina karena banyak alasan.

Tidak hanya Sutton, pengguna BBC Predictor Game dan AI (Microsoft Copilot Chat) juga ikut meramal. AI dan Sutton sama-sama benar 65 kali (65%) dari total 104 pertandingan, namun pengguna unggul dengan skor 72 (72%). Berikut analisis lengkap prediksi semifinal Piala Dunia 2026 dari Chris Sutton.

Semifinal Pertama: Prancis vs Spanyol (14 Juli, Dallas)

Prancis dan Spanyol adalah dua tim terbaik di Piala Dunia 2026 menurut Sutton. Siapa pun pemenang laga ini diprediksi akan menjadi juara dunia. Satu-satunya kekecewaan dari Spanyol adalah performa Lamine Yamal yang belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia sering berada di pinggir permainan, seperti saat melawan Portugal di babak 16 besar di mana ia dikawal ketat Nuno Mendes.

Yamal akan berhadapan dengan bek kiri Prancis, Lucas Digne. Sutton menilai duel satu lawan satu ini bisa menjadi kunci. Namun, Prancis tetap difavoritkan. Les Bleus telah mencetak 16 gol dalam enam pertandingan dan selalu menang dalam 90 menit. Hanya Argentina (17 gol) yang lebih produktif, tetapi empat gol Argentina datang dari perpanjangan waktu.

“Prancis akan mengandalkan serangan balik. Karena Spanyol berani bermain dengan bola dan menekan tanpa bola, saya melihat Prancis punya banyak peluang di transisi,” kata Sutton. Spanyol baru kebobolan satu gol, tetapi Belgia sempat merepotkan mereka saat serangan balik di babak sebelumnya. Dengan kecepatan dan kualitas lini depan Prancis, Sutton yakin mereka akan menghukum kesalahan Spanyol. Namun, Spanyol tetap bisa mencetak gol lewat Yamal atau Mikel Merino. Prediksi Sutton: 3-1 untuk Prancis. Sementara AI memprediksi 2-1.

Semifinal Kedua: Inggris vs Argentina (15 Juli, Atlanta)

Ini adalah kesempatan terbaik Inggris untuk lolos ke final Piala Dunia. Argentina memang juara bertahan dan punya Lionel Messi, tetapi Sutton menilai skuad La Albiceleste saat ini hanya rata-rata dibandingkan generasi emas mereka. “Saya lihat Prancis dan Spanyol di semifinal lain, level Argentina tidak sebaik mereka,” ujarnya.

Sutton meliput kemenangan Argentina atas Swiss di perempatfinal dan menyebut mereka sangat beruntung. Kartu merah Breel Embolo mengubah pertandingan. Swiss sebenarnya tampil lebih baik di babak kedua sebelum Embolo diusir. Sutton juga menyoroti inkonsistensi VAR: Djed Spence (Inggris) tidak dihukum saat diving, sementara Embolo diusir karena simulasi.

“Saya pasti lebih memilih menghadapi Argentina daripada Swiss. Saya yakin Thomas Tuchel dan para pemain Inggris akan senang – mereka pikir bisa mengalahkan Argentina,” tambah Sutton. Di sisi sayap, Argentina rentan. Bek kanan Nahuel Molina kesulitan melawan Dan Ndoye, dan penggantinya Gonzalo Montiel pun bakal kerepotan menghadapi Anthony Gordon. Di sisi lain, Noni Madueke atau Bukayo Saka juga diunggulkan mengalahkan bek kiri Nicolas Tagliafico. Lisandro Martinez, bek tengah Argentina, terus membuat kesalahan di turnamen ini.

Argentina mengandalkan kepadatan lini tengah dan umpan-umpan ke Messi. “Hentikan Messi, hentikan Argentina. Julian Alvarez juga tidak konsisten – kadang ia harus mencetak gol dari jarak 25 yard karena tidak ada opsi lain,” ujar Sutton. Messi, yang kini berusia 39 tahun, bisa berbahaya jika diberi ruang. Tugas Declan Rice adalah menjaga Messi, seperti yang dilakukan Granit Xhaka saat melawan Swiss.

Sutton juga mengingat sejarah panas kedua negara di Piala Dunia: tangan gantung Diego Maradona hingga kartu merah David Beckham. Ia memprediksi pertandingan berlangsung sengit, bahkan mungkin Argentina akan menyelesaikan laga dengan sembilan pemain. “Messi belum pernah bermain melawan Inggris, tetapi Inggris punya bintang sendiri: Jude Bellingham. Golnya melawan Norwegia sungguh sensasional – kekuatan, ketenangan, dan penyelesaian. Jika ada satu pemain yang menentukan laga ini, itu Bellingham,” tutup Sutton. Prediksi Sutton: 3-1 untuk Inggris. AI justru memprediksi Argentina menang 2-1.

Rekap Prediksi Semifinal Piala Dunia 2026

  • Prancis vs Spanyol: Chris Sutton 3-1, AI 2-1
  • Inggris vs Argentina: Chris Sutton 3-1, AI 2-1 untuk Argentina

Dua laga semifinal ini dijamin menyajikan drama dan kualitas tinggi. Apakah Prancis dan Inggris akan melaju ke final seperti prediksi Chris Sutton? Atau Spanyol dan Argentina mampu membalikkan keadaan? Kita tunggu hasilnya di lapangan.