Aturan Kartu Kuning Piala Dunia 2026: Bellingham, Rice, dan Lainnya di Ambang Sanksi

Pendahuluan: Ketatnya Aturan Kartu Kuning di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 memasuki babak yang semakin menegangkan. Pertandingan-pertandingan sengit di babak gugur membuat wasit rajin mengeluarkan kartu kuning. Akibatnya, sejumlah pemain kunci dari berbagai tim nasional berada dalam tekanan untuk menghindari sanksi. Aturan kartu kuning Piala Dunia 2026 menjadi sorotan, terutama bagi pemain seperti Jude Bellingham, Declan Rice, dan Michael Olise yang sudah mengantongi satu kartu kuning sebelumnya.

Timnas Inggris, misalnya, meraih kemenangan dramatis atas Meksiko di babak 16 besar. Namun, kemenangan itu dibayar mahal dengan kartu kuning yang diterima Marc Guehi, Nico O’Reilly, dan Declan Rice. Sementara itu, Jude Bellingham juga masih membawa kartu kuning dari laga sebelumnya. Situasi ini membuat para penggemar bertanya-tanya: bagaimana sebenarnya aturan kartu kuning Piala Dunia 2026? Siapa saja pemain yang berisiko absen di babak semifinal?

Mekanisme Aturan Kartu Kuning Piala Dunia 2026

Akumulasi Kartu Kuning di Babak Gugur Awal

Menurut regulasi FIFA, aturan kartu kuning Piala Dunia 2026 memiliki mekanisme akumulasi yang ketat. Kartu kuning yang diterima selama fase grup dihapus sebelum babak 32 besar. Dengan kata lain, pemain yang mendapatkan kartu kuning di fase grup tidak akan terbawa ke fase gugur. Hal ini berbeda dengan akumulasi di babak 32 besar, 16 besar, dan perempat final.

Jika seorang pemain menerima dua kartu kuning selama tiga babak tersebut (32 besar, 16 besar, dan perempat final), maka ia otomatis diskors untuk satu pertandingan. Misalnya, jika seorang pemain mendapat kartu kuning di babak 32 besar lalu mendapat kartu kuning lagi di babak 16 besar, ia harus absen di perempat final. Jika kartu kuning kedua didapat di perempat final, maka ia absen di semifinal.

Reset Kartu Kuning Setelah Perempat Final

Setelah babak perempat final, semua kartu kuning direset kembali. Artinya, pemain yang lolos ke semifinal dengan satu atau dua kartu kuning akan memulai lagi dari nol. Namun, jika ia mendapat kartu merah langsung atau dua kartu kuning dalam satu pertandingan di semifinal, maka ia otomatis absen di final. Aturan kartu kuning Piala Dunia 2026 jelas: hanya kartu merah di semifinal yang bisa membuat pemain melewatkan laga puncak.

Pemain-Pemain yang Berjalan di Atas Tali Tegang

Kontingen Inggris: Empat Pemain di Batas Bahaya

Timnas Inggris memiliki empat pemain yang harus ekstra hati-hati. Declan Rice mendapat kartu kuning di menit pertama laga kontra Meksiko. Marc Guehi dan Nico O’Reilly juga dicatat wasit setelah jeda babak pertama. Sementara Jude Bellingham masih membawa satu kartu kuning dari pertandingan melawan DR Congo. Jika keempatnya mendapat satu kartu kuning lagi di perempat final melawan Norwegia, mereka akan absen di semifinal.

Jordan Henderson juga mendapat kartu kuning di laga melawan Meksiko, tetapi ia dikabarkan akan menjalani operasi pergelangan tangan dan kemungkinan besar sudah tidak bisa bermain lagi di turnamen ini.

Pemain-Pemain Lain yang Berisiko

Aturan kartu kuning Piala Dunia 2026 tidak hanya mengancam pemain Inggris. Beberapa bintang dari negara lain juga berada di ambang sanksi:

  • Prancis: Tiga pemain Les Bleus—Michael Olise, Bradley Barcola, dan Manu Kone—semua mendapat kartu kuning di babak 16 besar saat mengalahkan Paraguay. Jika mereka terkena kartu kuning lagi di perempat final, mereka harus melewatkan semifinal.
  • Spanyol: Ferran Torres mendapat kartu kuning di menit akhir injury time saat melawan Portugal di babak 16 besar. Jika Spanyol lolos ke perempat final melawan Belgia dan Torres kembali mendapat kartu kuning, ia akan absen di semifinal.
  • Maroko: Achraf Hakimi dari PSG adalah salah satu dari empat pemain Maroko yang berisiko. Ia mendapat kartu kuning saat melawan tuan rumah Kanada.
  • Argentina: Gonzalo Montiel, bek juara bertahan, juga membawa satu kartu kuning setelah laga melawan Mesir. Jika Argentina lolos ke semifinal dan Montiel mendapat kartu kuning di perempat final, ia harus menepi.
  • Swiss: Tiga pemain Swiss, termasuk gelandang Sunderland Granit Xhaka, mendapat kartu kuning saat menang adu penalti melawan Kolombia.
  • Norwegia: Jika Norwegia berhasil mengalahkan Inggris di perempat final, mereka harus waspada dengan Antonio Nusa yang sudah mengantongi satu kartu kuning.

Kartu Merah dan Sanksi Tambahan

Aturan kartu kuning Piala Dunia 2026 tidak hanya bicara soal akumulasi. Pemain yang mendapat kartu merah—baik langsung maupun akibat dua kartu kuning dalam satu pertandingan—secara otomatis diskors untuk satu pertandingan. FIFA juga berhak memberikan sanksi tambahan jika pelanggaran dianggap serius. Contoh nyata adalah Jarell Quansah dari Inggris yang dikeluarkan saat melawan Meksiko, sehingga ia harus absen di perempat final dan masih menunggu banding.

Kesimpulan: Hati-Hati di Setiap Laga

Aturan kartu kuning Piala Dunia 2026 membuat setiap pemain harus bermain dengan disiplin tinggi. Satu kartu kuning lagi bisa menjadi bencana bagi tim yang ingin melaju ke semifinal. Bagi para penggemar, momen-momen penuh tekanan ini justru menambah dramaturgi turnamen. Siapa yang akan lolos dari jeratan sanksi? Kita tunggu saja pertandingan-pertandingan selanjutnya.