Cedera Hamstring Mohamed Salah, Peluang Tampil Lawan Australia Diragukan

Kondisi Cedera Mohamed Salah Terkini

Mohamed Salah, kapten timnas Mesir, diragukan tampil pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Australia. Pemain berusia 34 tahun itu mengalami cedera hamstring saat Mesir bermain imbang 1-1 melawan Iran. Kabar ini menjadi pukulan berat bagi cedera Mohamed Salah yang selama ini menjadi andalan lini depan Mesir.

Kronologi Cedera Mohamed Salah

Dalam pertandingan Grup G melawan Iran, Salah harus ditarik keluar lebih awal karena mengeluhkan nyeri pada bagian belakang paha. Dokter tim Mesir, Mohamed Abou, mengonfirmasi bahwa Salah melaporkan rasa sakit setelah pertandingan. Pemindaian yang dilakukan kemudian menunjukkan adanya cedera hamstring pada pemain legendaris tersebut.

Pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Mesir menyebutkan bahwa Salah telah memulai program perawatan intensif. Namun, belum ada kepastian apakah ia akan fit untuk bermain melawan Australia di Dallas pada 3 Juli 2025 pukul 19.00 BST (atau dini hari WIB). Ketidakpastian ini membuat para penggemar Mesir khawatir akan dampak cedera Mohamed Salah terhadap performa tim.

Pernyataan Pelatih dan Tim Medis

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, memberikan komentar menenangkan setelah pertandingan. “Saya berbicara dengan Salah dan, insya Allah, cederanya tidak serius,” ujarnya. “Dia meyakinkan saya bahwa semuanya akan baik-baik saja dan ini bukan cedera berat.”

Meski pelatih optimistis, tim medis tetap melakukan pemeriksaan lanjutan. Riwayat cedera hamstring Salah sebelumnya membuat kewaspadaan ekstra diperlukan. Pada akhir April lalu, masalah hamstring pernah membuatnya absen selama tiga minggu, meski ia pulih tepat waktu untuk dua pertandingan terakhir Liverpool musim lalu.

Dampak Cedera Mohamed Salah bagi Timnas Mesir

Kehilangan Salah di babak gugur adalah skenario terburuk bagi Mesir. Sejauh ini di Piala Dunia 2026, ia telah mencetak satu gol dan memberikan dua assist, menjadi motor serangan yang membawa Mesir lolos sebagai runner-up Grup G. Lawan selanjutnya adalah Australia, tim yang memiliki pertahanan solid dan transisi cepat.

Jika cedera Mohamed Salah membuatnya tidak bisa dimainkan, pelatih Hossam Hassan harus mencari alternatif di lini depan. Pemain seperti Mostafa Mohamed atau Omar Marmoush mungkin akan mendapat kesempatan, tetapi jelas tidak memiliki pengaruh sebesar Salah. Penggemar dan analis sepak bola dunia pun menanti kabar terbaru tentang kondisi fisik sang bintang.

Kesimpulan

Cedera hamstring yang dialami Mohamed Salah menjadi momok bagi Mesir menjelang laga hidup mati melawan Australia. Meskipun pelatih dan dokter tim berusaha memberikan keyakinan, ketidakpastian masih menyelimuti. Semua pihak berharap pemain terbaik mereka bisa pulih tepat waktu, mengingat peran krusial Mohamed Salah dalam skema permainan Mesir di Piala Dunia 2026. Keputusan akhir akan diambil setelah evaluasi lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan.